Stellar Cyber Indonesia: Serangan Siber Kini Tak Selalu Linear, Bukti-bukti Tak Langsung Tampak

Ivon Susan, Country Manager, Stellar Cyber Indonesia mengatakan, serangan siber saat ini tidak sering berjalan secara linier. "Jadi peringatan pada aspek serangan tersebut tidak secara langsung menunjukkan bukti serangan secara keseluruhan," ujarnya dalam Webinar “XDR Kill Chain: Version 4.0 di Jakarta, Selasa (31/8/2021). Dia menjelaskan, dengan menggabungkan peringatan ke dalam insiden aktual, Stellar Cyber menjadi platform Open XDR pertama yang mengidentifikasi serangan siber dengan jelas, sumbernya, dan cara memulihkannya.

Ia memaparkan, Stellar Cyber telah memasukkan XDR Kill Chain ke dalam versi baru 4.0 dari platform Open XDR nya. Ini adalah platform pertama di pasar yang mengintegrasikan rantai pembunuh yang dibuat khusus untuk XDR, meningkatkan kemampuan tim analis keamanan untuk mengenali serangan internal dan eksternal dengan cepat serta perkembangan serangan penuh. “Versi baru ini memungkinkan perusahaan dan MSP/MSSP/MDR membuat kemajuan baru yang kuat dalam efisiensi tim keamanan dan meningkatkan efektivitas perlindungan, deteksi, dan respons keamanan siber,” klaim Ivon.

Fitur fitur baru pada XDR Kill Chain versi baru 4.0 ini memanfaatkan lebih dari empat tahun penelitian dan pengembangan yang masih terus, di mana Stellar Cyber telah menjadi platform Open XDR terkemuka. Stellar Cyber dapat menyerap data dari alat keamanan populer apa pun serta menggunakan sensor dan agennya sendiri. Platform menormalkan kumpulan data yang berbeda sehingga dapat dievaluasi dan dikorelasikan secara otomatis oleh mesin AI canggihnya, lalu memprioritaskan ancaman untuk segera diperhatikan oleh analis keamanan.

Platform ini juga dapat merespons insiden dengan cepat melalui integrasi yang erat dengan banyak alat keamanan yang ada. “Dengan XDR Kill Chain yang dijalin ke dalam platform kami, pelanggan dapat meningkatkan manajemen risiko mereka, meningkatkan produktivitas analis, dan menurunkan biaya sekarang lebih dari sebelumnya,” kata Ivon. XDR Kill Chain versi 4.0 berfungsi sebagai model baru untuk menangani realitas serangan siber saat ini dan memfokuskan upaya untuk menghentikan serangan lebih awal dan cepat.

Stellar Cyber sendiri selama ini dikenal sebagai platform Open XDR pertama di dunia yang membawa SOC generasi selanjutnya ke pasar cyber security. Versi baru ini dibangun di atas kerangka kerja Miter ATT&CK untuk mencerminkan pendekatan berulang penyerang dan kemungkinan menyerang titik mana pun atau beberapa titik dari permukaan serangan organisasi. XDR Kill Chain berfungsi sebagai cetak biru untuk "membunuh" atau menghentikan serangan, bukan hanya sebagai model untuk menggambarkan perkembangan serangan satu dimensi.

Stellar Cyber juga mengumumkan penunjukkan Alfa Siber Teknologi, sebagai perwakilannya di Indonesia. “Luasnya penawaran Stellar Cyber, termasuk UEBA (User Entity Behavior Analytics – Analisa Perilaku User), NTA (Network Traffic Analyzer), NG SIEM dan respon otomatis, dan kemampuannya untuk berintegrasi dengan platform Endpoint Detection and Response (EDR) menjadikannya sistem Open XDR pertama yang saya ketahui,” ujar Afriandi, Technical Director Alfa Siber Teknologi. Dia mengatakan, Alfa Siber Teknologi juga mengoperasikan Security Operations Center (SOC) berbasis cloud, yang menyediakan solusi Cyber Security yang terdiri dari serangkaian produk di semua aspek infrastruktur teknologi informasi dengan rekam jejak yang terbukti.

“Dengan luasnya customer dan proposisi channel yang dimiliki oleh Alfa Siber Teknologi, kami sangat senang untuk memperkenalkan dan mereplikasi manfaat yang sudah didapatkan dari banyak customer global Stellar Cyber yang terus berkembang,” jelasnya. Menurut Adrian Sutikna, Managing Director untuk Alfa Siber Teknologi, pendekatan Open XDR Stellar Cyber memungkinkan perusahaannya melengkapi solusi keamanan customer yang sudah ada dan membantu meningkatkan kinerja mereka dengan menghubungkan semua data dalam satu data lake dan menganalisis ancaman di seluruh tahapan Cyber Kill Chain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.